Madilog Tan Malaka: Materialisme Dialektika & Logika
SMA Yasporbi

Madilog Tan Malaka: Materialisme Dialektika & Logika

Tan Malaka

Tan Malaka, Tim Narasi

Tersedia 2 dari 2 eksemplar
Bagikan rekomendasi buku ini

Detail Bibliografi

Penerbit
Yogyakarta: Narasi
Tahun Terbit
2014
Edisi
Cetakan Kelima Belas
ISBN/ISSN
978-979-168-218-3
Kolasi
1+560hlmn;14x21cm
No. Panggil
146.3 TAN m
Klasifikasi
146.3
Bahasa
Indonesia
Jenis Bahan
Text

Catatan

Bangsa Indonesia memandang bahwa apa yang terjadi di dunia ini dipengaruhi oleh kekuatan keramat di alam gaib. Cara pandang ini, disebut-sebut oleh Tan Malaka sebagai “logika mistika”. Logika ini melumpuhkan karena, ketimbang menangani sendiri permasalahan yang dihadapi, lebih baik mengharapkan kekuatan-kekuatan gaib itu sendiri. Karena itu, mereka (masyarakat Indonesia) mengadakan mantra, sesajen, dan doa-doa. Melihat kenyataan bangsanya yang masih terkungkung oleh “logika mistika” itu, Tan Malaka melahirkan Madilog. Madilog merupakan buku yang ditulis oleh Tan Malaka selama delapan bulan (15 Juli 1942 - 30 Maret 1943). Buku ini bukan semacam “ajaran partai” atau “ideologi proletariat”, melainkan cita-cita Tan Malaka sendiri. Di mana, Madilog—sebagian besar mengikuti konsep materialistik-dialektik Fredrich Engels—sama sekali bebas dari buku-buku Marxisme-Leninisme yang menuntut ketaatan mutlak pembaca terhadap Partai Komunis. Tan Malaka melihat kemajuan umat manusia harus melalui tiga tahap: Dari “logika mistika” lewat “filsafat” ke “ilmu pengetahuan” (sains). Dan selama bangsa Indonesia masih terkungkung oleh “logika mistika” itu, tak mungkin ia menjadi bangsa yang merdeka dan maju. Madilog merupakan jalan keluar dari “logika mistika” dan imbauan seorang nasionalis sejati buat bangsanya untuk ke luar dari keterbelakangan dan ketertinggalan.

Subjek

Eksemplar

KodeLokasiJenisStatus
24906PERPUSTAKAAN SMA YASPORBITextbookTersedia
2702PERPUSTAKAAN SMA YASPORBITextbookTersedia