Wartawan Istana Menulis 79 Kisah di Balik Liputan Istana Era Soeharto sampai Jokowi
SMP Yasporbi 2

Wartawan Istana Menulis 79 Kisah di Balik Liputan Istana Era Soeharto sampai Jokowi

Tingka Adiati

Tingka Adiati

Tersedia 1 dari 1 eksemplar
Bagikan rekomendasi buku ini

Detail Bibliografi

Penerbit
Jakarta: Penerbit Buku Kompas
Tahun Terbit
2024
ISBN/ISSN
9786231604828
Kolasi
314 hlm : 21 cm
No. Panggil
070.92 TIN t
Klasifikasi
070.92
Bahasa
Indonesia
Jenis Bahan
Text

Catatan

“Istana Presiden Ibarat Kantor Kelurahan Indonesia” Istana presiden sejak era Soeharto hingga Jokowi mengalami perubahan sesuai dengan karakter pemimpin yang berkuasa. Istana yang dianggap sakral bahkan angker karena bagian dari kekuasaan, seharusnya menjadi istana rakyat. Tempat yang bisa mengayomi kepentingan rakyat, bukan milik penguasa dan segolongan orang. Wartawan senior J. Osdar, mengibaratkan istana presiden itu seperti kantor kelurahan besar – kelurahannya Indonesia, yang bisa menampung aspirasi seluruh lapisan masyarakat. Berikut petikannya: Bisa digambarkan bagaimana istana presiden sejak Era Soeharto – Jokowi ? Istana presiden itu istananya manusia, bukan istana malaikat. Jadi manusia kan punya punya kelebihan dan kekurangan. Setiap presiden, pasti punya kelebihan dan kekurangan. Jaman Soeharto situasinya bagus, teratur, acara selalu tepat waktu, orang diundang juga tepat waktu.

Subjek

Eksemplar

KodeLokasiJenisStatus
SMPY204108——Tersedia